-: Nov 10, 2020 / eye21

Fakta Angel Detektif Indonesia Yang Jarang Diketahui

0

Detektif Angel Indonesia

Tahukah kamu fakta para Angel Detektif Infonesia yang jarang diketahui oleh semua orang. Berikut ini kami rangkum beberapa fakta menarik dari para angel Detektif Indonesia.

1. Lajang Belum Memiliki Pasangan

Seorang Angel di Detektif Indonesia harus memenuhi beberapa kriteria dan syarat, salah satunya adalah lajang atau belum memiliki keluarga. Syarat ini diterapkan kepada para detektif angel yang berada di bawah naungan Eye Detective Indonesia. Disaat mendaftarkan diri menjadi agen terlebih dahulu akan ditanya terkait status perkawinannya.

Detektif Indonesia sendiri merupakan penyedia jasa investigasi untuk permasalahan perselingkuhan di tengah hubungan asmara ataupun suami istri. Mayoritas para angel Detektif Indonesia merupakan agen lajang atau belum berkeluarga.

Alasan utama status mereka masih lajang adalah tugas agen yang bekerja untuk mereka sejatinya untuk mengamati target operasi dengan mencermati gerak-gerik secara langsung. Berkaitan dengan tugas tersebut, penampilan agen haruslah menarik di depan target. Lain hal jika agen sudah berkeluarga atau memiliki pasangan, dikhawatirkan peran agen tidak maksimal dalam menjalani pekerjaan sebagai detektif. Bisa jadi malah timbul persoalan keluarga ke depan.

Selain itu waktu proses investigasi yang dijalani cukup lama dalam menyelesaikan kasus. Proses yang lama, memakan waktu berhari-hari bahkan berbulan-bulan dikhawatirkan akan memecah konsentrasi antara pekerjaan dan keluarga. Untuk itu, Detektif Indonesia lebih memilih agen yang masih lajang yang memiliki waktu luang lebih lama atau fleksibel karena belum berkeluarga.

2. Siaga 24 Jam

Sama seperti agen detektif pada umumnya, seorang detektif angel dituntut untuk siaga 24 jam. Bahkan alat komunikasi, harus selalu siaga atau menyala meski dalam keadaan tidur. Hal ini dilakukan guna mengintai target pergi ke suatu tempat dan agen akan mengikutinya.

Bukan hanya itu, dalam menjalani pekerjaan, setiap agen juga dituntut untuk menjaga rahasia kepada siapa pun kecuali keluarga.

3. Para Agen Bisa Libur Mengintai

Tentunya rasa lelah letih pasti menghinggap pada diri agen. Untuk itu, setiap agen berhak untuk mengambil cuti dan berlibur. Biasanya libur diambil, setelah agen menyelesaikan proyek .

4. Tidak Memiliki Akun Media Sosial

Sebagai detektif yang menjalani tugas rahasia, seorang agen diwajibkan untuk menjaga identitas mereka. Memiliki akun media sosial menjadi hal mustahil. Jika kamu memiliki akun sosial media, maka para agen tidak memilikinya. Ini bisa dipahami bahwa profesi menjadi detektif itu harus menjaga pribadi juga personal informasi.

Arus informasi yang diterima oleh agen setiap menjalani tugas harus dijaga baik-baik. Informasi hanya boleh diberitahu pihak kantor. Lalu pihak kantor lah yang meneruskan ke klien. Karena itu, jangan sampai agen dengan sengaja mengumbar sesuatu ke akun media sosialnya yang dapat diketahui oleh publik. Bisa-bisa, pekerjaan agen sebagai detektif juga ketahuan.

5. Agen Boleh Kerja Sampingan

Seorang agen harus pandai mencari peluang atau bisa dibilang berkamuflase. Sembari mengintai, agen juga harus menutupi identitas aslinya saat bergaul di kalangan masyarakat. Setiap agen di Detektif Indonesia memiliki keahlian lainnya, yakni mulai dari bidang seni lukis hingga dunia tarik suara.

Nah untuk berkamuflase dengan lingkungan sekitar, jika ditanya orang kerja apa, itu tadi jawbannya. Ada yang sebagian pekerja artistik lukis, anak band, ngedesain dan lain-lain. Pekerjaan itu dilakukan para agen guna mengisi waktu luang. Tentu, para agen juga butuh bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Sending
User Review
0 (0 votes)
Posted in: Blog
Post Your

Call Now ButtonCall Detective