5 Cara Mengontrol Pergaulan Anak Agar Terhindar Pergaulan Bebas

eye21 23 November 2020 0 Comments

5 Cara Mengontrol Pergaulan Anak Agar Terhindar Pergaulan Bebas

Salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengontrol pergaulan anaknya adalah dengan memberikan pendidikan yang lebih baik terhadap anak. Jika zaman dulu anak akan sering menghabiskan waktunya untuk bermain bersama keluarga atau teman-temannya di rumah, namun sekarang justru anak akan cenderung lebih asyik dengan ponselnya.

Jika hal seprti ini didiamkan saja, maka bukan hal mustahil anak akan terjebak pada pergaulan bebas. Untuk mencegah hal itu terjadi, ada 5 cara mengontrol pergaulan anak agar terhindar dari pergaulan bebas.

1. Menjadi Teman Mereka

Satu hal yang harus para diketahui oleh para orang tua adalah peranan mereka dalam mendidik. Peran ini tentu saja akan mempengaruhi reaksi dan sikap anak terhadap kita. Jangan selalu memposisi diri sebagai orangtua yang harus mereka segani, tetapi cobalah posisikan diri sebagai sahabat ataupun teman baginya. Agar anak dapat dengan nyaman bercerita tentang segala keluh-kesahnya terhadap aktivitas sosial dan pergaulannya.

2. Batasi Penggunaan Ponsel

Saat ini ada banyak sekali anak di bawah umur yang kecanduan dengan melihat masalah online seperti adanya berita prostitusi ataupun kejahatan di media sosial yang disebabkan oleh penggunaan ponsel pintar. Sebagai orang tua tentu saja kita harus mampu mengatasi hal seperti ini dan mencegah hal ini terjadi. Batasi penggunaan ponsel pada anak, selain untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, tetapi juga untuk membantu mereka dalam mengatur waktunya.

3. Cari Tahu Siapa Temannya

Hal lain yang dapat dilakukan oleh para orangtua dalam mengawasi anak adalah dengan cara mengenal siapa saja teman-temannya dan bagaimana cara mereka bergaul. Jangan batasi pergaulan anak, namun berilah nasihat agar ia lebih hati-hati dan mampu selektif dalam memilih teman serta bergabung dalam lingkaran sosialnya.

Mengetahui siapa saja temannya juga dapat dilakukan dengan cara menyelidiki dimana dia sering pergi, siapa saja teman-temannya, dan apa saja kegiatan mereka. Tentu dalam penyelidikan orang tua tidak bisa turun langsung, harus ada pihak ketiga yang mengawasi dan menelusurinya tanpa dicurigai oleh anak. Cara paling tepat adalah dengan menyewa jasa detektif swasta untuk menelusuri pergaulan anak di luar rumah.

4. Berikan Nilai Moral

Seberapa ketatnya pengawasan orang tua kepada anak, peluang hal negatif mempengaruhi anak tetap saja ada. Oleh karena itu, kepribadian anak itu sendiri yang akan membuatnya menghindar dari hal negatif tersebut. Sebagai orang tua tentunya harus menanamkan nilai-nilai moral yang baik dalam keyakinan anak, agar dia mampu memproteksi dirinya sendiri dari hal-hal negatif.

5. Manfaatkan Family Time

Family time adalah hal yang paling diperlukan untuk keluarga, agar semakin dekat antara orang tua dan anak. Kegiatan seperti ini akan membangun kepercayaan anak terhadap keluarga dan mengeratkan komunikasi serta rasa sayang satu sama lain. Anak akan merasa mendapatkan perhatian yang intensif dari keluarga sehingga tidak akan mencari perhatian lain di luar yang justru berdampak negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonCall Detective